Oleh: wong_anTeng | 7 Oktober 2009

Tuluskan Hati Dengan Sholat, Yuk!

Apa yang teman-teman lakukan jika sedang mendapat kesenangan atau kesedihan?   Mungkin lagi seneng karena dapat buku bacaan baru dari orang tua.  Sangking senengnya, sampai dibawa kemana-mana, dilihat-lihatkan ke teman-teman yang lain.  Tanpa disadari hal itu bisa saja membuat teman lain kepingin.  Mungkin saja ada teman yang benar-benar pengin baca tapi karena enggak punya uang dia tak mampu membeli buku seperti yang kamu punya.  Sebagai seorang teman apa yang baiknya kamu lakukan? Mau membiarkan dia terus kepingin dengan buku kamu itu atau meminjamkan buku baru yang kamu punya itu?  Kalo dipinjamkan kan sayang, masih baru, entar kalo bukunya rusak gimana, entar kalo gak dibalikin gimana?  Sebagai teman yang baik ya baiknya meminjami dong, kita pinjamkan dengan hati yang tulus tak usah pakek rasa kawatir ini itu.  Demikian pula jika kita Sholat, kita harus melakukan dengan hati yang tulus tak usah berpikiran ini itu, apalagi pikiranya adalah pikiran negative alias pikiran yang gak baik atau su’udzon.

Dengan sholat kita bisa belajar ketulusan hati.  Ketika kita sholat itu berarti kita tulus untuk mengingat Allah dengan cara mengingat sifat-sifat Allah.   Sebenarnya seluruh rangkaian yang ada dalam sholat kan termasuk bacaan-bacaan yang untuk mengingat Allah.  Misalnya menghadap kiblat sama saja dengan Baitullah, saat berganti gerakan sholat kita membaca takbir “Allahuakbar” sama saja mengingat sifat Allah adah Maha Besar, ketika kita berdoa pastinya mintanya kepada Allah itu berarti bahwa kita mengingat sifat Allah itu Maha pemberi.  Apa yang kita lakukan untuk mengingat Allah baiknya kita lakukan dengan hati yang tulus.  Dengan hati yang tulus kita akan lebih ikhlas karena Allah.

Ketulusan hati akan membuat kita terhindar dari hal-hal atau tingkah laku yang kurang baik.  Misalnya kita bisa menjadi lebih berbelas kasih dengan sesama, misalnya ya seperti tadi itu yaitu meminjamkan buku kepada teman kita yang benar-benar butuh.  Contoh lainya kita memiliki rasa iba atau peduli kepada orang lain yang kurang dari kita, misalnya pengemis, pengamen, pemulung dll.  Mulai dari sekarang kita belajar Tuluskan Hati Dengan Sholat.  Kalo sudah terbiasa sholat dengan hati yang tulus, bisa saja dalam kehidupan sehari-hari kita juga tulus dalam segala hal.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: