Oleh: zelyindahan | 9 Oktober 2009

MENYINGKAT RAKAAT KALAU DIPERLUKAN

Kalau rakaatnya disingkat, berarti shalatnya jadi tidak sempruna dong? Ya tidak juga tuh. Yang paling sering terjadi dalam kasus seperti ini adalah : meringkas shalat karena hendak melakukan aktifitas berat.

Tahu kan, kalau Allah memberikan kewajiban pada kita tetapi juga tidak ingin memberatkan kita. Kita mesti menyembah-Nya, wajib lima kali sehari. Tetapi ada saat-saat tertentu kita mendapat keringanan dalam beribadah.

Menyingkat shalat itu namanya qashar.  Biasanya dilakukan saat kita menjamak shalat. Sedangkan menjamak itu adalah melaksanakan dua waktu shalat dalam satu waktu saja.

Kenapa meng-qashar? Itu bisa disebabkan karena kita sedang dalam keadaan takut atau cemas menghadapi bencana alam, perang, dan bepergian. Nah, biasanya nih, yang paling sering kita alami sehari-hari adalah kasus bepergian.

Meng-qashar atau meringkas  shalat adalah menyedikitkan rakaat shalat menjadi dua rakaat. Oh ya, teman… tetapi tidak semua shalat bisa diringkas rakaatnya. Ingat! shalat yang bisa diringkas rakaatnya cuma shalat dzuhur, ashar, dan isya’. Bagaimana dengan maghrib dan subuh? Dua shalat itu tidak bisa diringkas.

Terus waktu menjamaknya pun ada ketentuannya, lho. Kalau shalat subuh tidak bisa digabung dengan yang lain. Yang digabung waktu shalatnya adalah shalat dzuhur dan ashar serta shalat maghrib dan isya’. Kenapa? Ya…. karena pada waktu-waktu tersebut kita masih banyak melakukan aktifitas. Iya tho?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: