Oleh: wong_anTeng | 23 Oktober 2009

Sholat Bisa Membuat kita jadi Mandiri, loh!

Mandiri itu apa sih? Mandi sendiri kah? Mandiri itu berarti kita melakukan segala sesuatu sendiri. Bisa saja mandi sendiri tak perlu dimandiin malu-malu dong kalo harus dimandiin, makan sendiri tak perlu disuapin, bersih-bersih dan ngerapi’in kamar sendiri, dllnya serba sendiri. Tahu kah kamu, bahwa sikap mandiri bisa kita latih melalui sholat loh. Kita bisa menggunakan shalat sebagai sarana untuk menjadi mandiri, bagaimana caranya? Simak yang berikut ini ya:

  1. Tetapkan tujuan shalat: ingat bahwa Allah Maha Tunggal, hanya Dia satu-satunya yang pantas kita sembah. Rasakan kebesaran Allah selama melaksanakan shalat.

  2. Siapakan dan pakai pakaian shalat sendiri: jadi teman-teman tak perlu panggil-panggil Ayah atau Bunda untuk ngambilin atau memakaikan pakaian teman-teman.

  3. Siapkan ruangan shalat sendiri dengan sebaik-baiknya secara sendirian tanpa harus merepotkan orang lain: ketika sudah berpakaian rapi, segera menuju ruangan shalat dan siapakan ruangan shalat sendiri, seperti menata sajadah.

  4. Melaksanakan shalat dengan tenang tanpa mengganggu orang lain: kalo teman-teman shalat ya langsung shalat saja, tak perlu teriak-teriak, berisik dan lain-lainya agar tidak mengganggu orang lain.

  5. Menyeru diri sendiri dengan adzan dan iqamat: sebelum shalat teman-teman mengadzani diri sendiri dulu dan kemudian juga iqamat.

  6. Berdo’a dengan kata-kata yang disusun sendiri: berdo’a tidak harus pakai bahasa arab, teman-teman bisa membuat kata-kata sendiri, sesuai bahasa sehari-hari juga tidak apa-apa asal sopan.

  7. Nikamati dengan penuh rasa bahagia atas segala sesuatu yang tercapai secara mandiri: jika kita melakukan segala sesuatu sendiri pasti lebih puas, apapun hasilnya. Dan kita harus bangga atas usaha mandiri yang kita capai, ya kan?

Demikianlah cara sederhana untuk berlatih mandiri melalui shalat. Gampang dipraktekan tow? Pastinya gampang dan bisa segera dipraktekan. Kemadirian sangat penting bagi kita loh, karena tak selamanya kita bisa bersama dengan orang tua ataupun dengan orang-orang terdekat kita. Mungkin saja kelak teman-teman masuk pondok, masuk sekolah yang berasrama, dan lain-lainya. Jadi suatu saat jika kita harus berpisah dengan orang-orang terdekat kita bisa memenuhi kebutuhan kita sendiri.

Iklan

Responses

  1. belajar mandiri, lama-lama BRI, Danamon, muamalat dan terakhir mandiri syariah… salam mandiri…

    sedj
    http://sedjatee.wordpress.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: